Oleh: kehidupanjaya | September 7, 2008

Jiwaku

Aku adalah alam

Jiwaku abadi hanya raga yang abadi

Dari tiada, menjadi ada, dan kembali tiada

Namun jiwaku akan tetap ada

Disetiap bunga yang bersemi

Disetiap daun yang dihembus angin

Aku adalah tanah

Aku adalah air

Aku adalah api

Jangan engkau menangisi kepergianku

Namun tangisilah jiwaku yang engkau rampas dariku

Saat kau tebang semua pohon

Hingga tak ada daun yang di hembus oleh angin

Saat kau keruk semua tanah

Hingga tak ada tempat untuk melangkah

Saat kau cemari air

Hingga tak ada lagi kesucian jiwaku yang dapat membasahi dahagamu

Jagalah aku maka akan kujaga engkau


Beri tanggapan

Your response:

Kategori