Aku adalah alam
Jiwaku abadi hanya raga yang abadi
Dari tiada, menjadi ada, dan kembali tiada
Namun jiwaku akan tetap ada
Disetiap bunga yang bersemi
Disetiap daun yang dihembus angin
Aku adalah tanah
Aku adalah air
Aku adalah api
Jangan engkau menangisi kepergianku
Namun tangisilah jiwaku yang engkau rampas dariku
Saat kau tebang semua pohon
Hingga tak ada daun yang di hembus oleh angin
Saat kau keruk semua tanah
Hingga tak ada tempat untuk melangkah
Saat kau cemari air
Hingga tak ada lagi kesucian jiwaku yang dapat membasahi dahagamu
Jagalah aku maka akan kujaga engkau




